Mangkrak, Kalimat Menggelitik Tertulis di Spanduk Yang Terpampang di Proyek Jalan Jumbo Tandurusa

IMG-20190513-WA0010

ESN, Bitung – Ketika aspirasi tidak di hiraukan, warga Tandurusa punya cara lain untuk menyampaikan unek-unek mereka kepada pemerintah setelah sekian lama keluhan mereka tidak di gubris oleh pemerintah.

Warga Tandurusa memasang spanduk yang bertuliskan sebuah tuntutan agar pemerintah mendengar apa yang menjadi keluhan warga.

“Pemerintah punya mata ka nyanda?? Torang leh ada bayar pajak, Tandurusa (Jumbo) leh masih bagian dari Kota Bitung” tulis warga di spanduk yang diletakkan di jalan Jumbo.

Jalan jumbo sendiri merupakan proyek jalan Hotmix yang dikerjakan sejak 2018 senilai Rp.1.490.000.000, yang hingga saat ini tidak bisa difungsikan oleh masyarakat.

Dari pantauan media ini, jalan tersebut hanya berupa sertu dengan kondisi tanah yang berlubang-lubang akibat curah hujan. sehingga sering terjadi kecelakaan.

“Jalan menanjak, berbatu dan berlubang, musti extra hati-hati, kalau tidak bisa jatuh”, ungkap warga yang enggan menyebutkan identitasnya.

Sementra tokoh pemuda kelurahan Tandurusa Serdi Kakauhe berharap, tahun ini ada alokasi anggaran pada APBD induk untuk bisa dialokasikan untuk perbaikan jalan tersebut.

“Kalau tunggu APBD perubahan 2019, kerusakan akan lebih parah, dan Tanggul berpotensi roboh”, kata Kakauhe.

Ditambahkan Kakauhe, “apalagi jika di kerjakan tahun depan, lebih kiamat lagi kita”, tandasnya.

(eko)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s