Ternyata… Ini Sisi Lain Kehidupan Ketua KPU Bitung Yang Jarang Orang Tahu

IMG_20190408_011943

ESN, Bitung – Kesibukan sosok Deslie Sumampow sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bitung, ternyata masih menyempatkan diri dalam kegiatan social.

Hal itu nampak ketika tanpa sengaja media ini mendapati Deslie Sumampow berada di Panti Werda Emelia di desa Kumeresot, Minggu (07/04).

Dari pengakuan Ketua KPU Deslie Sumampow, Ia berkunjung ke Panti Werda tersebut untuk berbagi berkat dengan para lansia yang berada di Panti tersebut.

“Membantu orang lain itu wajib, memberikan sebagian berkat yang kita dapat kepada yang membutuhkan, tidak akan mengurangi harta kita,” kata Deslie yang seperti kaget dengan kedatangan wartawan.

Deslie mengaku, dulu dirinya sering berkunjung ke Panti tersebut, ketika neneknya masih berada di panti tersebut.

Dari pantauan media ini, sejumlah lansia yang saat itu sedang menonton tv, langsung membubarkan diri dan menyambut Deslie dengan senyum penuh tanda tanya, pasalnya sebagian dari lansia mengaku sudah lupa, karena itu sudah beberapa tahun yang lalu ketika Deslie menghabiskan sebagian masa remajanya di panti werda tersebut ketika neneknya masih berada di panti tersebut.

Hertje Dipan Tumundo, Wanita 77 tahun, pendiri panti werda tersebut mengaku tidak pernah lupa dengan Caroline Rondonuwu Mamangkey, oma dari Deslie Sumampow.

“Sehari-harinya Oma Liwun sapaan akrabnya , kami sering diundang kerumahnya ketika Natal, dan perayaan -perayaan lainnya.” ujar Hertje mengingatkan kepada rekan-rekannya sesama lansia.

Hertje Dipan Tumundo yang juga mantan Kepala Sekolah Dasar Donbosco ini juga menceritakan masa lalu Oma Liwun yang pernah mengisi kebahagian bersama teman-temannya di panti werda Emelia dikarenakan semua anak-anaknya sudah meninggal, beberapa tahun kemudian beliau meminta kembali ke rumahnya hingga akhir hayatnya diusia 85 tahun.

Disaat yang sama, Hertje mengaku sangat bahagia dan terharu karena mereka dikunjungi oleh cucu dari sahabatnya,” ini sangat jarang terjadi.” katanya.

“Kami sangat mengucap syukur kepada Tuhan yang sudah menuntun jalan bagi bapak Deslie, tentu juga dengan keluarganya, dan kebetulan memang saat ini kami dalam keadaan yang membutuhkan, kalau untuk sayur dan ikan sudah ada, sementara beras pemberian ini sebagai bahan pokok sangat dibutuhkan.” ucap Hertje tak henti-hentinya berterima kasih.

(eko)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s