MBR Belum Dapat Air Bersih, JPKP Nilai Hibah Air PDAM Bitung Mubadzir

IMG_20190322_192220

ESN, Bitung – Guna memenuhi kebutuhan air bersih kepada masyarakat, Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan Dana Hibah ke PDAM Bitung tahun 2017 silam .

Sangat disayangkan, program Bantuan Hibah Air Bersih yang bersumber dari APBN tahun 2017 yang berbandrol 3,5 M ke PDAM Bitung mubadzir dan tidak di rasakan masyarakat .

Hal itu diungkapkan Ketua DPD JPKP Bitung, Julius Hengkengbala kepada sejumlah media, Jumat (22/03) . Menurut Julius, hingga saat ini layanan PDAM belum menyentuh layanan air bersih bagi Masyarakat Berkebutuhan Rendah (MBR) perkotaan, Julius menuturkan, dari investigasi yang di lakukan bersama timnya ke sejumlah kelurahan di kecamatan Ranuwulu dan Matuari, hanya ada instalasi penyambungan dan meter di rumah warga .

IMG_20190322_192241

“Kami mempertanyakan kinerja dan tanggung jawab PDAM dalam mengelola uang rakyat, karena hingga saat ini warga tidak mendapat penjelasan secara terbuka soal Program Bagi Masyarakat berpenghasilan Rendah (BMR), yang di launcing oktober 2017 silam, jangan hanya kejar target saja kalau ternyata ketersediaan debit air nihil ” kata julius .

Julius menambahkan, dari pendataan JPKP di kelurahan, seperti di Kelurahan Wangurer Utara, hampir seluruh sambungan yang terpasang belum menikmati air PDAM, begitu pula manembo nembo atas dan Tendeki, jadi jika di hitung dari 2.125 jaringan yang sudah terpasang, lengkap dengan meteran, hampir separuh belum menikmati air bersih .

Selain itu kata Julius, setiap Kepala keluarga sudah menyerahkan uang yang di tagih pihak PDAM sebesar Rp.500.000 untuk membantu terlaksananya program Air Bersih tersebut .

“Mengapa harus ada tagihan Rp 500.000 ke warga, kalau ini bersifat hibah ini harus di pertanggung jawabkan secara hukum”, kata Julius .

Seperti diketahui, Pekerjaan Program BMR ini di verikasi dan di kerjakan oleh PDAM sendiri, dengan dua tahap pekerjaan, yakni tahap I sebanyak 1.125 sambungan, dan tahap II 1000 sambungan dengan total anggaran 3,5 miliar.

“Sebagai dasar MOU JPKP dengan Kantor Staf Kepresidenan, dalam rangka memfasilitasi dan menyampaikan pengaduan masyarakat di daerah, serta pemantauan tindak lanjut laporan masyarakat, dan pengembangan realisasi program pemerintah, maka dari hasil Tim invesgasi di lapangan, kami sudah menyurat resmi ke PDAM Duasudara, tapi hingga kini belum di gubris” cetus Julius .

Sementara pihak PDAM melalui Manager Teknik PDAM Bitung Johanes Turang MT ketika di hubungi via whatsApp menjelaskan, sebaiknya calon pelanggan yang belum terpasang/belum keluar air supaya datang ke bagian pengaduan PDAM agar segera di proses dan ditindaklanjuti .

“Untuk di debit air saat masih memadai, yang belum terpasang mungkin di karenakan belum adanya jaringan pipa yang masuk, untuk data yang sudah dapat di cover ada bagian hubungan pelanggan PDAM” singkatnya .

(eko)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s