Sumendap : tidak ada lagi yang menggunakan istilah “ngana pe..” di Minahasa Tenggara

ESN, Mitra – Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap menegaskan seluruh sistim tender pengadaan barang dan jasa tidak ada lagi yang menggunakan istilah “ngana pe”

” Perlu diingat, skarang tidak ada lagi yang menggunakan istilah ngana pe sudara, ngana pe om, ngana pe….,” tegas Sumendap saat memberikan sambutan dalam rapat Paripurna DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara dalam rangka pengajuan rancangan peraturan daerah tentang pedoman pengelolaan barang milik daerah, Jumat (15/2/2019).

Dia mengatakan, siapa saja berhak mengikuti tender pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Minahasa Tenggara, melalui tender elektronik di LPSE atau Layanan Pengadaan Secara Elektronik.

” Mau dari Papua atau dari mana saja, jika ada perusahaan, silahkan ikut tender,” ujarnya.

Pada bagian lain, Sumendap juga turut menyoroti adanya aset milik daerah, berupa tanah yang dibeli dengan menggunakan anggaran APBD pada tahun 2011, namun tidak jelas dimana aset tanah tersebut.

“Saya kaget diberitahu oleh BPK beberapa minggu lalu, ada aset tanah yang dibeli dengan APBD sebesar 190 juta, tapi tidak jelas dimana tanah itu,” katanya lagi, sembari meminta dinas terkait, segera menelusuri dan mencari dimana aset tanah tersebut.

(MRCL)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s