Tambah Wawasan Kehutanan, Lomban Resmikan Sekolah Hutan

IMG_20190203_231637

ESN, Bitung – Dalam rangka mengedukasi dan mensosialisasikan serta mengadvokasi tentang pentingnya menjaga lingkungan sebagai warisan untuk anak cucu yang dimulai sejak dini, Walikota Max J Lomban membuka secara resmi kegiatan Sekolah Hutan di Botanica Nature Resort, Sabtu (02/02).

Sekolah Hutan merupakan salah satu bidang dari sekolah lingkungan Kota Bitung yang diprakarsai oleh Dra. Khouni Lomban Rawung sebagai kepala sekolah lingkungan.

Seperti diketahui, Sekolah Lingkungan Kota Bitung (SLKB) sendiri, memiliki 5 bidang yaitu: Sekolah Hutan (SH), Sekolah Sungai (SS), Sekolah Laut (SL), Sekolah Gunung (SG), Sekolah 5 Bersih (S5B). Setelah diinisiasi pada awal tahun 2017, kegiatan perdana ini bisa terwujud melalui kerja sama Sekolah Lingkungan Kota Bitung dengan Yayasan LORA Peduli dan Yayasan Selamatkan Yaki Indonesia dalam EPASS (Enhancing the Protected Area System in Sulawesi for Biodiversity Conservation) Project.

Dalam sambutannya Walikota Bitung berharap, agar Sekolah Lingkungan menghasilkan anak-anak Bitung yang mencintai lingkungan serta memiliki rasa tanggung jawab atas kelestarian lingkungan yang ada disekitar mereka, dimana hal itu perlu ditanamkan sejak usia dini.

“Sehingga harus menjadi perhatian dan tangung jawab kita bersama dalam memberikan pemahaman dan pengetahuan yang baik dan benar kepada anak-anak ini”, kata Lomban.

Peserta angkatan pertama ini dengan total 20 orang melibatkan siswa siswi dari 16 Sekolah Dasar di sekitar zona penyangga hutan Tangkoko, Bitung yang merupakan habitat penting bagi Yaki dan satwa endemik lainnya di Sulawesi Utara.

Materi-materi yang diajarkan dalam Sekolah Hutan tersebut bertujuan menarik minat siswa untuk belajar tentang hutan, mengerti pentingnya hutan bagi manusia dan makhluk hidup lain serta ancaman-ancaman terhadap hutan sehingga anak-anak dapat diajak untuk mengambil bagian dalam berinisiatif melestarikan hutan.

Pada kesempatan itu pula, bunda Khouni sapaan akrab Kepala Sekolah Lingkungan membagikan botol air minum (tumbler) untuk peserta, dan mengingatkan untuk selalu menjaga lingkungan, Sekalian dengan Program peduli lingkungan pemerintah kota Bitung
yaitu “BITUNG GO GREEN, LESS PLASTIC CITY”
dengan cara membawa tumbler dan mengurangi sampah plastik. Prisilia Morley Loijens, Koordinator Edukasi Selamatkan Yaki berharap sekolah Hutan dapat diikuti oleh lebih banyak siswa-siswi di Kota Bitung dan kedepannya dapat diadopsi oleh kurikulum pendidikan di Sulawesi Utara.

Adapun Visi Sekolah Hutan adalah
“Terwujudnya individu yang menghargai dan mencintai alam, serta bangga berperan aktif dalam melindungi hutan.”

Sementara untuk Misi Sekolah Hutan meliputi
– Menumbuhkan rasa cinta, empati dan bangga akan keanekaragaman hayati;
– Membina kemandirian, kepercayaan diri, dan kerjasama siswa melalui kegiatan belajar di luar ruangan;
– Mendorong perubahan perilaku pro-lingkungan dengan menginspirasi siswa untuk mengambil tindakan dalam melindungi hutan.

(eko)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s