Jalan Jumbo Tandurusa, Ketika Harapan Tak Seindah Kenyataan

img_20190109_071722

ESN, Bitung – Warga Kelurahan Tandurusa lingkungan satu Kecamatan Aertembaga pernah bermimpi akan memiliki jalan hotmix ketika ada proyek jalan di Kelurahan mereka tahun lalu.

Namun impian warga Tandurusa hanya sebatas ekspetasi, karena realitanya, hingga 2019 ini, warga belum bisa menikmati hasil proyek jalan hotmix, meskipun pekerjaan tersebut sudah dinyatakan selesai oleh Dinas PU-PR kota Bitung.

Seperti diketahui, bahwa perencanaan awal proyek pekerjaan jalan senilai Rp.1.490.000.000 tersebut, akan sampai pada pekerjaan hotmix jalan. Namun di akhir tahun 2018 berubah isi kontrak, dan pekerjaan hanya sampai pada rintisan jalan dan pembuatan tanggul pengaman.

“Sudah 100%, jalan itu hanya menggunakan sirtu bukan hotmix, menyesuaikan anggaran, Kami pikir boleh sampe hotmix ternyata setelah hitung lagi sama dengan di kontrak, nda sampe hotmix, di sebabkan medan dan resiko pekerjaan tinggi”, kata Kabid Bina Marga Julius Sumanti kepada sejumlah awak media.

Dari pantauan media ini, hasil pekerjaan proyek jalan tersebut terlihat menyisakan tumpukan batu kerikil dan kondisi tanah yang berlubang-lubang, akibat curah hujan. Ada pula bagian jalan yang belum di buat tanggul, sehingga kerap terjadi kecelakaan, sehingga sebagian warga takut melintas jalan baru tersebut.

“Hanya satu dua sepeda motor yang berani dan bisa melaluinya, dan kami sangat menderita karena harus jalan kaki saat mengangkut kebutuhan rumah tangga dan barang belanjaan lainnya, karena kondisi jalan yang licin dan berbatu”, ungkap beberapa ibu rumah tangga.

Beberapa warga juga mengungkapkan, bahwa sebelum ada proyek jalan tersebut, warga bisa leluasa melintas di jalan tersebut.

“Meski hanya jalan setapak, dulu kami bisa naik turun berjalan kaki dengan aman”, ungkap salah seorang warga.

Warga juga berharap, kiranya Dinas PU bisa segera meyelesaikan proyek jalan tersebut, guna kelancaran aktifitas warga. “Kami minta Dinas PU segera menyelesaikan proyek jalan ini karna sejak bulan juli 2018 jalan ini mulai di bongkar kami mengalami kesulitan karena jalan tersebut adalah jalan satu satunya bagi warga jumbo lingkungan satu” sebut warga lainnya.

Sementara terkait proyek jalan tersebut, Ketua Komisi C DPRD Kota Bitung, Superman Boy Gumolung menuturkan, bahwa sepengetahuannya, tidak ada nomenklatur pekerjaan hotmix jalan jumbo di tahun 2019 ini.

“Karena perencanaannya di tahun 2018 selesai sampai hotmix kalaupun di usulkan di tahun ini realisasinya lewat APBDP akhir 2019 atau APBD 2020 nanti”, jelas Gumolung yang juga anggota badan anggaran DPRD Bitung.

(eko)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s