Bersama Ketua Komisi, Ramlan Ifran Sidak Pasca Reses

IMG_20181127_101028

ESN, Bitung – Sebagai bentuk komitmen selaku wakil rakyat dalam menindaklanjuti aspirasi warga pasca reses yang di gelar sabtu lalu, H.Ramlan Ifran langsung melakukan sidak di beberapa lokasi/area di Pateten III yang menjadi keluhan warga, Senin (26/11).

Menurut Ramlan Ifran, sidak kali ini sebagai bukti komitmen sebagai wakil rakyat yang siap menampung serta menindaklanjuti aspirasi rakyat tanpa menunggu lama.

“Setiap kali reses, saya selalu menindaklanjuti aspirasi warga yang disampaikan saat reses. Apa saja yang menjadi kebutuhan warga langsung ditindaklanjuti”, Kata Ifran.

Dalam sidak yang dilakukan, Ramlan Ifran bersama Ketua Komisi C Boy Gumolung, menemukan beberapa proyek talud yang bermasalah, seperti pembangunan talud penahan tanah dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung yang dikerjakan CV. Rendy Abadi terindikasi tidak sesuai bestek.

“Sangat miris, ini bisa kita lihat, galian untuk fondasi talud sangat dangkal cuma 30 sentimeter, padahal setahu saya biasanya sesuai RAB, kedalaman minimal 60 cm”, ungkap Ifran.

Ramlan Ifran juga mengungkapkan, jarak  pengikat ataupun kancingan besi (behel), sangat jauh. “Jaraknya berbeda-beda, ada yang 23 senti bahkan mencapai 29 sentimeter. Biasanya untuk pembangunan talud, behelnya paling tidak berjarak 15 sentimeter,” ungkapnya.

Ditambahkan lagi, fungsi pengawasan terhadap pengerjaan tersebut sangat lemah, alhasil sudah melewati batas waktu pengerjaan yang seharusnya sudah selesai dikerjakan pada 29 Oktober lalu.

“Lihat saja, cuma beberapa pekerja tanpa ada pimpinan proyek. Selain itu juga, tidak ada pengawas proyek yang seharusnya mengawasi setiap tahapan pembangunan. Ini sangat disesalkan,”cetusnya.

Lain halnya dengan proyek pembangunan WC di SD Negeri Pateten, yang pengerjaannya diperkirakan baru mencapai 20 persen. “Ini lebih miris lagi, kedalaman septic tank cuma 1,5 meter padahal ini wc sekolah. Ditambah dengan bangunan yang begitu memprihatinkan,” kata Ifran.

Melihat kondisi kedua proyek, Gumolung dan Ifran langsung menghubungi bahkan memberi ultimatum kepada Kepala Perangkat Daerah yang berwenang menangani dua pembangunan tersebut untuk segera ditindaklanjuti.

(eko)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s