Walikota Tomohon teken kontrak dengan Walikota Minamibiso Jepang soal pengembangan agrikultur dan agrowisata

ESN, Tomohon – Penandatanganan surat kontrak tentang pembangunan dan pengembangan agrikultur dengan agrowisata melalui konsep stasiun jalan antara Walikota Minamiboso Jepang dengan Walikota Tomohon, serta Dirjen Holtikuktura Kementerian Pertanian RI dilaksanakan di ruang pertemuan Show Window Tomohon, jumat (9/11/18).

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon nengucapakan selamat datang kepada Walikota Minamiboso bersama rombongan, bersama unsur Kementerian Pertanian RI, saya berharap lewat kerja sama ini akan saling memberi dampak yang positif sehingga dapat menguntungkan kedua pihak, terutama Kota Tomohon dalam pengembangan agrikultur dan agrowisata,” ujar Walikota Tomohon Jimmy F Eman (JFE) usai penandatanganan.

JFE mengatakan para petani di Kota Tomohon tentu memiliki harapan besar untuk terbukanya peluang dalam meningkatkan pendapatan mereka melalui diversifikasi outlet penjualan produk lokal seperti pendirian suatu tempat penjualan hasil-hasil pertanian, dimana para petani akan menjual produknya secara langsung, juga dengan adanya promosi mengenai pariwisata yang ada di Kota Tomohon.

“Kami berharap adanya kerjasama ini melalui pengembangan dan pembangunan stasiun jalan, akan sangat bermanfaat, terlebih dalam memproduksi hasil pertanian para petani di Kota Tomohon,” ungkapnya.

“Adanya kerja sama ini kami yakin sangat menguntungkan bagi Kota Tomohon, mengingat tujuannya untuk peningkatan penghasilan petani dan para pelaku usaha pariwisata serta peningkatan pemahaman dan penerapan mitigasi bencana bagi masyarakat Kota Tomohon,” ucap Walikota JFE.

Sementara itu Walikota Minamiboso Jepang Yutaka Ishii dalam sambutannya menjelaskan stasiun jalan adalah sebagai tempat istirahat dengan beragam fasilitas, pusat informasi didalamnya fungsi mitigasi bencana, kemitraan, perdagangan, pengembangan pariwisata, tempat pemasaran hasil pertanian dan lain-lain.

“Adanya pembangunan stasiun jalan nantinya di Kota Tomohon, akan meningkatkan status Tomohon sebagai Kota pariwisata sekaligus meningkatkan perekonomian daerah, dan memperkaya fungsi mitigasi bencana apalagi Kota Tomohon daerah rawan bencana seperti erupsi gunung berapi,” jelas Yutaka.

“Saya berharap kerjasama ini Kota Tomohon dan Kota Minamiboso dapat terus bersinergi, saling belajar untuk kemajuan bersama, dan semoga kerja sama ini akan berjalan baik, semoga kedua Kota ini akan menperoleh kesuksesan,” tutup Yutaka.

Disela kegiatan dilakukan penyerahan sekaligus penukaran cendera mata dari Pemerintah Kota Tomohon dan Minamiboso serta Kementerian Pertanian.

Hadir mendampingi Walikota Minamiboso, Masakazu Fukuhara selaku executive direktor of commerce and tourism promotion departement Minamiboso City, Marie Kido sebagai industry and tourism departement promotion division, Asisten manager Chibaminamiboso Michiko Takahashi, Kato Fimio sebagai project manager, interpreter Tomoko Hirata.

Hadir pula Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian RI diwakili Direktur perbandingan holtikultura Sri Wijayanti Yusuf M, Yamanaka Shinchi sebagai Chiev representative JICA Indonesia office, Kadis Pertanian Peternakan Provinsi Sulut Novly Wowiling, Dandim 1302 Minahasa Letkol Inf Jubert Nixon Purnama, perwakilan Kajari Tomohon, Sekretaris Kota Tomohon Harold Lolowang bersama para pejabat eselon dua dan tiga Pemkot Tomohon.

(Leonardo Tamboto)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s