Jalin Sinergitas, Bea Cukai Bakudapa Dengan Media

IMG_20181102_162144.jpg

ESN, Bitung – Dalam rangka mempererat hubungan dengan media serta lebih mengenalkan Bea Cukai ke masyarakat, Bea Cukai menggelar bakudapa bersama media masa biro bitung, Kamis (01/11).

Kepala Kantor Bea Cukai Bitung Agung Riandar Kurnianto mengungkapkan bahwa Bea Cukai tidak bisa bergerak sendiri, sehingga perlu sinergitas dengan beberapa instansi dan lembaga termasuk pers.

“Dengan kegiatan ini kita ingin masukan dari insan pers, agar bisa mengenal lebih dekat dan masukan dari awak media, kita butuh kritik, mengingat media sebagai fungsi kontrol”, Kata Agung.

Agung juga berharap kepada awak media agar media jangan sungkan untuk mengkritik Bea Cukai. Mwnurut Agung, tanpa kritik dan masukan, Bea Cukai tidak akan lebih baik.

“Kami sadar kami menjadi obyek, sehingga kita butuh orang lain untuk memberikan masukan kepada kami”, Kata Agung.

Dalam kesempatan itu Agung juga menjelaskan, bahwa Bea Cukai memiliki beberapa fungsi dan tugas yaitu Revenue Collector, yang berkaitan erat dengan pengelolaan keuangan negara, antara lain memungut bea masuk berikut pajak dalam rangka impor (PDRI) meliputi (PPN Impor, PPh Pasal 22, PPnBM) dan cukai.

Agung mengungkapkan, Sebagaimana diketahui bahwa pemasukan terbesar (sering disebut sisi penerimaan) ke dalam kas negara adalah dari sektor pajak dan termasuk di dalamnya adalah bea masuk dan cukai yang dikelola oleh DJBC, fungsi berikutnya adalah Trade Facilitator yang artinya Bea Cukai sebagai pelayan, atau pemberi fasilitas perdagangan.

“Maksudnya di sini adalah, bahwa Bea Cukai itu melayani perdagangan internasional dengan memberikan fasilitas fasilitas guna menunjang perdagangan,” sebutnya.

IMG_20181102_162244.jpg

Sementara dalam kesempatan itu, Ketua IWO Bitung Heski Goni, memberikan apresiasi kepada Bea Cukai Bitung dengan kegiatan tersebut dan berharap sinergitas Bea Cukai bersama wartawan Bisa terus berlanjut kedepannya.

“Semoga Bea Cukai dan Pers bisa terus bekerjasama guna kelancaran pemberitaan yang baik, dan bisa saling terbuka”, Ungkap Hezky.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Aliansi Jurnalis Bitung (AJB) Yappi Letto. Letto juga berpesan kepada pihak Bea Cukai agar berhati-hati terhadap wartawan-wartawan yang tidak jelas apa Medianya.

“Sekarang ada banyak wartawan KJ (Kurang Jelas), untuk itu Bea Cukai bisa lebih selektif, dan apabila ada wartawan yang dirasa mencurigakan, Bea Cukai bisa menghubungi AJB atau IWO”, Kata Letto.

(eko)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s