Tidak lagi Bupati, bukan halangan JWS untuk membesarkan nama Minahasa lewat Bola Voli

ESN, Magetan – Anggapan sebagian orang yang pesimis nama Kabupaten Minahasa tidak lagi bergaung di kanca olahraga Bola Voli Nasional, pasca Jantje Wowiling Sajow (JWS) melepas jabatannya sebagai Bupati Minahasa, kini terbantahkan pasca club miliknya, yakni JWS Minahasa kembali berlaga di kejuaraan bola voli nasional Livoli Devisi Utama.

Nama Minahasa kini menggema dan acapkali disebutkan di GOR Ki Mageti, Magetan, Jawa Timur, manakalah tim JWS Minahasa Putri berlaga. Siapa yang tidak bangga?

Bermaterikan pemain muda yang ikut diperkuat pemain PON Sulawesi Utara (Sulut), Tasya Regina Renyaan, JWS Minahasa Putri yang menyandang juara Livoli Devisi I, kini tengah berjuang minimal bertahan di posisi papan tengah Livoli Devisi Utama.

Dari tiga kali bermain di babak penyisihan, JWS Minahasa putri berhasil menang satu kali dan kalah dua kali. Hasil ini membuat JWS Minahasa Putri wajib menang pada pertandingan ke empat, jika ingin tetap berada di kasta Livoli devisi utama.

Pelatih JWS Minahasa Putri, Oktavian mengatakan, lawan-lawan yang dihadapi timnya bermaterikan pemain nasional, sehingga target timnya tidak berambisi juara melainkan, minimal bisa tetap bertahan di devisi utama dan tidak terdegradasi ke devisi I

“Target kita bisa bertahan di divisi utama saja, karna lawan tim kita adalah tim-tim yang di isi para pemain nasional, sedangkan tim JWS adalah pemain-pemain muda,” ujarnya.

Sementara itu, manager tim sekaligus Ketua Harian Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sulawesi Utara, JWS mengatakan, keikut sertaan timnya dalam Livoli Devisi Utama, adalah selain agar olahraga bola voli maju dan berkembang, juga agar nama Kabupaten Minahasa terus dikenal di Nusantara.

” Saat ini kan, nama Kabupaten Minahasa terus disebut saat bertanding, saya bangga sebagai orang Minahasa dan bangga ketika kita bisa berprestasi di daerah lain,” imbuhnya.

JWS mengatakan, kini pemainnya sementara berusaha direbut oleh Pemprov Jawa Barat (Jabar) guna menjadi tim inti PON Jabar. Hanya dirinya tetap komitmen mempertahankan timnya untuk diproyeksikan sebagai tim PON Sulawesi Utara.

” Saya berharap pemprov Sulut bisa membantu untuk mempertahankan, minimal dalam memberikan bantuan dana pembinaan, khususnya jelang ajang pra PON, agar mereka bisa dipertahankan untuk memperkuat Sulawesi Utara dalam PON mendatang,” tutupnya.

(Mrcl)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s