Mantiri Prihatin Kerugian Pengusaha Kapal Tongkang di Kota Bitung

ESN,Bitung – Permintaan Presiden Jokowi khusus untuk waktu tunggu bongkar muat kapal di setiap Pelabuhan milik Pemerintah disederhanakan minimal 3 hari.

Namun pada kenyataannya di Pelabuhan Samudera Bitung yang dikelola oleh PT. Pelindo IV khusus bagi kapal tongkang tidak sesuai yang diharapkan.

Sejumlah pengusaha kapal mengungkapkan waktu tunggu bongkar muat atau Demurrage Time lebih dari 2 minggu sehingga biaya tambat diperbesar mulai dari Rp. 16 juta sampai Rp. 20 juta perhari.

“Dengan waktu 2 minggu otomatis biaya tambat akan membengkak lebih besar, coba dihitung kalau per harinya 16 juta sampai 20 juta, seminggu saja sudah ratusan juta,” ungkap sejumlah pengusaha kapal kepada awak media, Selasa (11/09/2018).

Hal ini mengakibatkan kerugian besar dari pengusaha kapal tongkang yang diduga mempersempit dermaga tambat, belum ditambah pungutan lain dari pihak Pelindo.

Dengan kondisi seperti itu para pengusaha kapal bertonase besar mengaku tidak akan masuk ke Bitung jika sistem tunggu belum mengalami perubahan.

Sejumlah pengusahakapal juga menjelaskan bahwa sebagian besar kapal tongkang memuat material ke kepulauan Sanger Talaud dan Maluku untuk pembangunan pelabuhan Tol Laut.

Sementara Wakil Walikota Bitung Maurits Mantiri, yang menerima keluhan tersebut merasa prihatin dan kecewa, pasalnya efek dari pelayanan yang kurang baik, ditambah berbelit-belit maka investor bisa lari dan berpindah ke daerah lain.

Mantiri mengharapkan kepada instansi yang berwenang seperti KSOP dan PT. Pelindo IV menyikapi persoalan bongkar muat lebih cepat supaya putaran ekonomi di Kota Bitung dapat meningkat.

(eko)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s