Minahasa

20 tahun menanti, JWS jawab kerinduan Warga Romboken miliki bangunan pasar tradisional layak

ESN – Kerinduan masyarakat romboken untuk menikmati fasilitas bangunan pasar tradisional yang representatif Kamis hari ini (5/10/2017) terjawab, setelah Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow (JWS) melakukan peletakan batu pertama pembangunan pasar yang terletak di desa Talikuran, Kecamatan Romboken, Kabupaten Minahasa.

” 20 tahun kami menanti janji-janji manis dari pemimpin daerah sebelumnya, bahwa pasar ini akan segera diperbaiki, namun kenyataan baru dijaman Bupati JWSlah dambaan kurang lebih 3000 kk yang ada di Romboken terjawab,” ujar Kumtua Desa Talikuran Chrisye Ruauw.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Minahasa Moudy Lontaan mengakui bahwa, pembangunan pasar ini telah melalui perjuangan yang tidak mudah. ” Berkali-kali kami membuat proposal, dan berkali-kali pula ditandatangani Bupati JWS, dan baru kali ini bisa terealisasi, luar biasa perjuangan bapak Bupati,” ujarnya.

Lanjut Lontaan, pembangunan pasar ini menggunakan dana tugas pembantuan pemerintah pusat melalui APBN tahun anggaran 2017 sebesar kurang lebih Rp 5,6 Miliard, dengan waktu pembangunan 115 hari kerja, dengan masa pemeliharaan 6 bulan. ” Selain pasar Romboken, pada tahun 2019, juga akan dibangun Pasar Tompaso sera revitalisasi Pasar Tondano,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati JWS dalam sambutannya mengatakan sangat bersyukur dengan direalisasikannya pembangunan pasar ini, karena menurutnya, tidak mudah memperjuangkan kehadiran pasar Romboken, dimana beberapa kali ditolak karena menurut penjelasan Kementrian Perdagangan RI bahwa, Kecamatan Romboken sudah punya pasar di Desa parepei.

” Dengan segala upaya kita melakukan usaha, beruntung ada momen Natal Nasional di Tondano, dimana akhirnya dari pihak kementrian menjanjikan jika Natal Nasional sukses, maka mereka berkomitmen memberikan hadiah dua buah pasar tradisional di Minahasa, nah pasar Romboken ini salah satu yang diberikan,” imbuhnya.

Acara Peletakan batu pertama yang didahuli ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Oleyfe Sumolang Rondonuwu, turut dihadiri Kabag Humas dan Protokol Moudy Pangerapan, Camat Romboken Joris Tumilantouw, Kepala Bagian Umum John Tendean, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Jacky Walukow, Para Hukum Tua se-Kecamatan Romboken serta sejumlah perwakilan pedagang.

(*Red01)

0 comments on “20 tahun menanti, JWS jawab kerinduan Warga Romboken miliki bangunan pasar tradisional layak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: