Wajib di Minahasa, masuk SD harus berusia 7 tahun

ESN – Pemerintah Pusat melalui Peraturan Menteri (Permen) Pendidikan dan Kebudayaan tentang kerjasama penye­lenggara pengelolaan pendidikan, mulai ber­lakukan usia minimum masuk sekolah dasar (SD), yakni 7 tahun.

“ Permen baru saja disah­kan tahun ini. Dalam Permen juga di­jelaskan mengenai usia minimum untuk ma­suk SD, dimana peserta didik yang akan mendaftar wajib berusia 7 tahun,” tegas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa, Arody Tangkere, Kamis (15/6/2017)

Namun, dikatakan Tangkere untuk peserta didik yang berusia 6 tahun terhitung 1 Juli memungkinkan untuk diterima, hanya harus dibicarakan oleh dewan guru dan wajib memperoleh rekomendasi dari psikolog.

” Sebab, ada anak yang meski baru berusia 6 tahun, namun kemampuannya diatas rata-rata, jadi bisa masuk tapi harus terlebih dahulu memperoleh surat rekomendasi dari ahli psikologi,” imbuhnya.

Lebih jauh dijelaskannya, anak yang terlalu dini masuk SD umumnya masih bermasalah khususnya di kelas satu, karena ia belum siap untuk belajar membaca, menulis dan berhitung, dan sulit berkonsentrasi.

” anak-anak yang usianya dibawah 7 tahun dunianya lebih ke orientasi bermain, dan mereka tidak bisa dipaksa untuk melakukan hal-hal diluar batas kemampuannya,” imbuhnya.

Dibagian akhir, Tangkere mengatakan jika ada siswa masuk SD belum sesuai degan umur yang ditetapkan maka sistem data pusat tidak akan menerima atau merekam, sehingga anak tersebut tidak tercatat dan mendapatkan nomor induk siswa nasional.

(Marcel)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s