Tangkere : Jika ada Kepsek dan Guru menyuruh siswa membawa sesuatu ke sekolah, laporkan ke saya!

ESN – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Arody Tangkere geram dengan adanya info bahwa ada sekolah yang mewajibkan siswa untuk membawa sesuatu berupa makanan, dan lain-lain ke Sekolah saat sekolah tersebut mendapat kunjungan supervisi, ataupun melaksanakan kegiatan lainnya.

” Jika ada oknum kepala sekolah (Kepsek) ataupun guru dengan dalih apapun meminta uang atau lainya (makanan,red), dengan alasan keperluan sekolah maka pihak dinas akan bersikap tegas atas oknum tersebut,” tegas Tangkere.

Lebih jauh dikatakan mantan Kabag Kesra ini, pihaknya tidak pernah memberikan instruksi ataupun menyuruh kepsek atau guru untuk meminta siswa untuk membawa sesuatu ketika ada kunjungan dan supervisi ataupun pada saat ujian.

” Karena disetiap sekolah sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah melalui bantuan oprasional sekolah (BOS) dan dana alokasi khusus (DAK),” ujarnya lagi.

Untuk itu tegasnya lagi, para kepsek dan guru jangan coba-coba melakukan pungli terhadap siswa. Karena bantuan yang diberikan baik dari pemerintah pusat maupun daerah cukup untuk oprasional sekolah.

” Seperti dana BOS, dana tersebut dipergunakan untuk keperluan operasional sekolah didalamnya 13 item dengan rincian; pengembangan perpustakaan, Kegiatan PPDB, Pembelajaran dan Ekstrakurikuler, Ulangan dan Ujian, Pembelian Bahan Habis Pakai, Langganan Daya dan Jasa, Perawatan/Rehab dan Sanitasi, Pembayaran Honor Bulanan, Pengembangan Profesi G/TK, Membantu Siswa Miskin, Pengelolaan Sekolah, Pembelian dan Perawatan Komputer dan Biaya Lainnya,” terang Tangkere.

Tangkerepun mengatakan bakal membawa materi pengeluhan pungutan kepada siswa dalam rapat antar kepala – kepala sekolah dan pemangku kepentingan lainya.

(Marcel)

There are 5 comments

  1. Om Alo

    Bos, baru pindah diminahasa ato stel nentau? Nda bawa makanan = nilai rendah! Sudah jo stel nentau, inga ahok p kata2 “klo kepalanya lurus, bawahannya pasti ikutan lurus”

  2. Meiske Mamahit

    Kalau di bolmong ada sekolah yang seperti di sebutkn di aatasDi suruh mmbwa mknan Utk praktek Sekolah. Bahkan minta uang 350000 utk biaya pas ft dan lain2nya bgi siswa kls 6 yg akan ikut ujian

  3. Indy

    Maaf sblmnya ini mmng blm tau ato pura2 nda tau???kan mmng sdh jadi tradisi setiap ada supervisi ato kls 6 ujian di wajibkan buat bawa makanan!!!!
    Hhheeemmm!!!!
    Mau di laporkan kemana???

  4. Steven Tumalun

    Segala rupa jo angko bilang laporkan. Kalu betul2 mo kase hilang ini tradisi, angko musti rajin sidak di sekolah kong ketemu dengan orang tua murid.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s