Juli 2016, Kredo pengakuan iman GMIM mulai berlaku disetiap gereja

ESN – Paling lambat bulan Juli 2016 nanti, dalam setiap ibadah di gereja kredo pengakuan iman GMIM akan mulai diberlakukan. Hal ini disampaikan oleh Ketua Sinode GMIM Pdt HBW Sumakul saat menggelar konfrensi pers usai pelaksanaan Sidang Majelis Sinode Istimewa (SMSI) ke-78 yang dilaksanakan di Wale Ne Tou, Tondano Jumat malam (18/5/16)

“jadi selain pengakuan iman Rasuli dan Nicea Konstantinopel akan ada pengakuan iman GMIM yang akan diberlakukan mulai Juli nanti,” ujar Sumakul.

Lanjut dia, saat ini konsep pengakuan iman GMIM sementara disempurnakan usai dibahas dalam SMSI dan setelah sempurna maka akan dibuatkan dalam versi cetakan yang akan disebar di seluruh jemaat GMIM

Sementara itu terkait pembukaan cabang GMIM di seluruh Indonesia termasuk di sejumlah negara, menurut Sumakul hal tersebut sudah berlaku sejak ditetapkan pada SMSI.

“jadi bagi warga kristen Minahasa yang ada diluar Sulut yang ingin mendirikan GMIM itu sudah bisa dan silahkan saja,” pungkas Sumakul.

(marcel)

Author: editorialsulutnews.com

Portal Berita Online di Sulawesi Utara

18 thoughts

  1. GMIM skarang terkesan sudah tidak lagi sebagai wadah orang kristen tetapi sebagai tempat para pejabat GMIM untuk mengais uang … miris…

  2. Dengan di tanah sendiri belum bisa mo ator kong somo buka di laeng… ini tempat persekutuan pak bukan perusahaan yang bisa buka cabang di mana saja…
    sungguh sangat di sayangkan…

  3. Alangkah baiknya sebelum ini pengakuan GMIM dilaksanakan, sudah dilaksanakan sosialisasi dulu bagi warga GMIM. Sehingga warga GMIM tidak kaget. Sekedar usul dan saran untuk hal yg nantinya akan melibatkan warga GMIM sebaiknya dibicarakan dulu di tingkat jemaat (lihat respon warga GMIM). Kalu bole leh itu laporan keuangan GMIM disampaikan lewat selebaran ke warga GMIM, karena selama ini torang selaku warga GMIM nda pernah mendengar dan melihat laporan keuangan GMIM.

  4. Sebaiknya Sinode GMIM memahami usulan dari para tua-tua/pendiri GMIM bahwa GMIM itu adalah Gereja di Tanah Minahasa, sehingga tidak perlu membuka cabang didaerah lain, saya duluhnya warga GMIM karena tinggal di Manado, ketika saya pindah ke Jakarta saya berpindah ke GPIB karena itu adalah gereja serumpun atau bisa dikatakan sebagai adik dari GMIM sesuai dengan sejarah GPIB. Yang perlu menjadi acuan dan penegasan oleh GMIM yaitu bagaimana kualitas iman dan beribadah di GMIM agar tidak tergerus oleh gereja-gereja baru yang bermunculan saat ini karena pengaruh modernisasi, sehingga GMIM dapat menjadi gereja pelopor dalam kegiatan peribadatan dengan mengikuti perkembangan modernisasi.

  5. Ketika masih bersekutu di GMIM,Manado, usai melafalkan Pengakuan Iman Rasuli saya bertanya kpd sesama teman Majelis, ….aku percaya pada hidup yang kekal… teman di kiri kanan saya tanya…., Jadi sudah pasti pergi ke Sorga? Jawabannya, mana kita tau? Jadi Pengakuan Iman Rasuli perlu diajarkan dan dipahami betul oleh semua anggota Jemaat yg awam. Arti Aku percaya pada Gereja Yang Kudus dan Aam, persekutuan Orang Kudus, kebangkitan Orang Mati aja banyak yg blm mengerti dan di tambah lagi dgn Pengakuan Iman GMIM.Kasarnya, cuma asal bunyi alias tradisi. Oh..GMIM ku, Quo Vadis….

  6. Inilah yang dinamakan menyembah Agama. So bukan Tuhan Allah yg disembah so peraturan,tata cara ibadah yg ditonjolkan so bukan Roh Kudus yg pimpin so ambisi yg pimpin skrg.

  7. sesuatu yang tidak perlu malah dimunculkan, kayaknya semakin lama para pemimpin ini muklai kehilangan kesadaran bukannya pelayanan yang ditingkatkan, malah bikin pengakuan iman GMIM. Pelayanan sekarang terlihat semakin jelas mengutamakan kejar setoran,,, itu fakta. sementara pelayanan terhadap Jemaat amburadul. contohnya ada gerakan 1 triliun… wah kayaknya para pendeta kita makin tipis Imannya.. takut terjadi kelaparan. sementara jemaat yang perlu dibantu cuman mendapat diakonia 5kg beras, 1kg gula.. dll itupun setahun sekali melalui inisiatif jemaat. Gemim memiliki Sekolah,, tapi para gurunya di gaji oleh pemerintah… yang bangun gedungnya pun Jemaat yang bersangkutan. .

  8. Sudah mulai ngikut agama lain,nga ada pemikiran dewasa.ludah martin luther mulai d jilat pengikutnya

  9. GMIM saat ini dibawah kearah politik kekuasan..GMIM jdi t4 loncatan dri ambisi kekuasan pribadi…GMIM mau barsaing dgn vatikan… overload itu S.Th di SULUT

  10. Aturan ini harus di sosialisasikan dulu ke jemaat2 GMIM dan undang perwakilan untuk membicarakan ini,setuju atau tdk,jgn mo menang sendiri,mentang2 ketua mo beking aturan sendiri tanpa di ketahui oleh seluruh jemaat GMIM,Gereja jgn dijadikan bahan politik dan Gereja GMIM BUKAN BADAN USAHA.saya ini GMIM tetapi saya melihat Gereja GMIM sdh menjadi Badan usaha/bersifat kepemilikan,perorangan atau sekelompok orang yg ingin mencari upah/keuntungan dr domba2- nya,di daerah saya byk yg tdk mau Gereja krn terlalu byk aturan,pungutan2 terhadap jemaat katanya aturan dr sinode.klu sdh begini akan membawa kehancuran di Gereja GMIM,saya cinta budaya namun merubah pengakuan Iman Rasuli bkn berarti mo di hilangkan terus di ganti kepengakuan Iman GMIM yg hanya aturan pribadi.ini hrs di selesaikan dgn melibatkan tua2 jemaat GMIM.

  11. terlalu sempitkah pemahaman jemaat org minahasa?…kenapa harus ada pengakuan iman ala minahasa, bukankah ini RACISM? apakah gereja mengajarkan perbedaan seperti ini?…apakah GMIM hanya melayani orang /jemaat minahasa? saya rasa kl hanya cari sensasi saja atau sengaja bahas hal ini agar hal2 lain yg tendensius terlewatkan, ada apa dgn organisasi gereja ini? ada apa dgn pelayan2 Tuhan didalamnya? terlalu rumitkah jemaat org minahasa dlm melakukan kebaktian menggunakan pengakuan iman rasuli dan Nicea selama ini? ataukah pelayan yg sekarang yg tidak mengerti isi pengakuan iman ini? WHY???

  12. Tu pelayanan kase bagus dulu pak pendeta jgn cuma mo cari nama dg sensasi..pelayanan pdt skrg msi bnyk yg pilih kasih..contoh pa qt pe jemaat hele mimbar greja pdt jual kg maso popoji sandiri itu baru mimbar blm tu laeng2 yg dia da wako

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s