Anggota legislatif perempuan dari fraksi PDIP dorong RUU PKS jadi prioritas di Prolegnas 2016

ESN – Tragedi perkosaan berkelompok yg membawa kematian pada pelajar putri di Bengkulu Yuyun, mendorong seluruh anggota legislatif perempuan Fraksi PDI Perjuangan mendesak RUU PKS (penghapusan kekerasan seksual) untuk menjadi RUU prioritas teratas di Prolegnas di masa sidang mendatang.

Hal ini didorong pada kebutuhan atas situasi darurat terhadap naiknya frekwensi dan makin parahnya bentuk kejahatan seksual yang menimpa anak-anak, remaja dan perempuan Indonesia.

Para anggota legislatif perempuan yg tergabung dalam KPP (kaukus perempuan parlemen) Fraksi PDI Perjuangan DPR RI sepakat untuk mengorganisir dan mobilisasi tandatangan seluruh anggota legislatif perempuan lintas fraksi untuk bersama-sama memasukkan usulan ke Pimpinan dan Ketua Baleg DPR begitu sidang dibuka setelah masa reses pada pertengahan Mei 2016 ini.

Disaat yg sama, usulan juga diteruskan ke Presiden dengan harapan akan mendapat dukungan atas inisiatif para legislator tersebut.

Peluang untuk menjadikan RUU ini menjadi prioritas teratas dalam Prolegnas sangat dimungkinkan sebagaimana diatur di UU 12 th 2011 pasal 18 dan 23. Selain itu, secara teknis naskah akademik dan draft RUU juga telah disiapkan Komnas Perempuan .

KPP Fraksi PDI Perjuangan akan mengajak seluruh anggota KPPRI, aktivis perempuan dan juga lsm-lsm perempuan untuk menyempurnakan naskah tersebut.

KPP Fraksi PDI Perjuangan berharap agar insiatif ini dapat diwujudkan sehingga ada langkah kongkrit atas berbagai pernyataan keprihatinan yang tidak juga menemukan jalan keluar atas penanganan kejahatan seksual dalam beberapa tahun terakhir ini.

Meski demikian KPP Fraksi PDI Perjuangan berharap ada langkah lebih cepat dan kongkrit dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Anak dan juga penegak hukum baik di skema Pencegahan maupun Penindakan Hukum tanpa menunggu selesainya UU Penghapusan Kekerasan Seksual.

Berikut ini nama nama Kaukus perempuan parlemen Fraksi PDIP yang mendesak agar RUU PKS menjadi RUU prioritas teratas di Prolegnas.

1. Hj. Dwi Ria Latifa. Sh. MSc. (Presidium KPPRI- FPDIP).

2. Diah Pitaloka ( KPPRI- FPDIP).                                                        

3. Mercy  Chriesty Bsrends (KPPRI FPDIP)

4. Risa Mariska ( KPPRI-FPDIP).

5. Eva Kusuma Sundari (KPPRI-FPDIP).

6. Puti Guntur Soekarno (KPPRI- FPDIP).

7. Rieke Diah Pitaloka (KPPRI- FPDIP).

8.Agustina Wilujeng Pramestuti (KPPRI-FPDIP).

9. Elva Hartati (KPPRI-FPDIP).

10. Evita Nursanti (KPPRI- FPDIP).

11. Esti Wijayati (KPPRI- FPDIP).

12. Indah Kurnia ( KPPRI- FPDIP).

13. Irine Yusiana Roba (KPPRI-FPDIP).

14. Itet Tridjajati Sumarijanto (KPPRI- FPDIP).

15. Karoline Margaret (KPPRI FPDIP).

16. Vanda Sarundajang (KPPRI-FPDIP).

17. Ismayatun ( KPPRI- FPDIP).

18. Tuti Roosdiono (KPPRI- FPDIP).

19. Dr. Ribka Ciptaning ( KPPRI-FPDIP).

20. Alfia Reziani (KPPRI – FPDIP).

21. Yanty Soekamdani (KPPRI)

(redo1)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s